Monday, May 20, 2024
spot_imgspot_img
HomeMUDIPAT TODAYPPDB Mudipat Dibuka, Sediakan Pagu 224 Kursi, Hari Perdana Buka Terisi 37...

PPDB Mudipat Dibuka, Sediakan Pagu 224 Kursi, Hari Perdana Buka Terisi 37 Pendaftar

MUDIPAT.CO – Pendaftaran peserta didik baru (PPDB) tahun pelajaran 2018/2019 di SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat) dibuka hari ini, Senin (24/9/2018). Dari pagu 224 kursi yang disediakan sekolah berlabel Teladan Nasional itu sudah terisi 37 pendaftar. PPDB gelombang pertama masih dibuka hingga lima hari ke depan, berakhir pada Sabtu (29/9/2018).

Salah satu calon orangtua siswa dr. Ahmad Aniq Kamal mengaku tertarik mendaftarkan putranya Aksa Athaya Muhammad Adzfar di SD Mudipat lantaran melihat sekolah Islam yang berlokasi di Jalan Pucang Anom 93 itu memiliki program apik. Misalnya kelas internasional di antara program apik lainnya.

“Bagimana caranya masuk di kelas internasional, Ustad?” tanya dokter yang berdomisili di kawasan Jl. Arief Rahman Hakim Surabaya itu kepada petugas pendaftaran. Petugas PPDB lantas menjawab dengan baik pertanyaan tersebut. Kemudian si dokter menganggung-angguk tanda paham.

Kepala SD Mudipat M. Syaikhul Islam, MHI. bersyukur dan berterima kasih kepada orangtua calon siswa yang mempercayai pendidikan putra putrinya di Mudipat. Ia juga mengajak para orangtua yang sudah melakukan inden untuk segera menginput data mengingat pagu yang terbatas.

“Untuk itu, kami menghimbau kepada segenap orangtua yang berkeinginan menitipkan pendidikan putra-putrinya di Mudipat agar segera melakukan pendaftaran di kampus Mudipat karena pagu peserta didik baru TP 2018/2019 ini dibatasi hanya 224 kursi,”

Pria asli Bojonegoro itu juga menegaskan, ada banyak program baru yang akan bergulir di sekolah berpredikat The Outstanding School dari Majelis Dikdasmen Jawa Timur itu. Salah satu program baru yang ditawarkan adalah international class yang akan dibuka untuk dua kelas.

“Peserta didik di kelas internasional akan di seleksi, mereka nanti mendapatkan materi yang sedikit berbeda. Di antaranya proses KBM menggunakan bahasa pengantar Inggris, mendapatkan special treatment in English, outing class, TOEFL test, international student English, dan learning with native speaker,” pungkas Bendahara Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur itu. (mul)

RELATED ARTICLES

Most Popular