Monday, May 20, 2024
spot_imgspot_img
HomeBINA AKHLAK ANANDAKejujuran Anak (1)

Kejujuran Anak (1)

Kasih sayang orangtua harus sepenuh jiwa raga kepada anak. Itu adalah jalan kebaikan menuju rahmat Allah. Kalau sayangnya setengah hati, pertumbuhan anak pun setengah hati. Terlebih bila tak penuh cinta kepada anak, jangan mimpi mendapat kasih sayang dari Allah SWT. Sebagimana hadist Nabi yang diriwayatkan Al-Bukhari dan Muslim, bahwa tatkala Nabi Muhammad SAW mencium cucunya Al-Hasan dan Husain lalu di sisi Nabi ada Al-Aqro’ mengaku punya 10 anak dan tak pernah mencium satupun dari mereka. Maka Nabi mengatakan, barangsiapa yang tidak menyayangi anak maka ia tidak akan disayang Allah.

Dengan kelekatan dan kasih sayang orangtua kepada anak, orangtua jangan lupa untuk juga mentranfer semangat kejujuran dalam diri anak. Pendidikan kejujuran harus beres sejak dini dan sejak di rumah. Sayyidina Ali mengatakan, orang yang suka berkata jujur mendapatkan tiga perkara. Yaitu kepercayaan, cinta, dan rasa hormat. Bung Hatta pernah mengatakan, kurang cerdas dapat diperbaiki dengan belajar, kurang cakap dapat dihilangkan dengan pengalaman, namun tidak jujur itu sulit diperbaiki.

Memang kejujuran harus menjadi prioritas pendidikan orangtua sejak di rumah. Karena kejujuran sebagaimana teladan Rasulullah Muhammad SAW merupakan kunci dari segala kunci kesuksesan. Nabi Muhammad SAW Sukses dalam banyak bidang pada masanya: dakwah keagamaan, ekonomi, kebangsaan, dan lain sebagainya. Karenanya Rasulullah dijuluki Al-Amin yang artinya orang jujur. Saking jujuranya, Rasulullah diakui oleh para musuhnya sendiri sebagai orang jujur sedunia. Musuh saja mengakui, lah kita? Kadang sahabat saja sudah tak percaya kita. Semoga berguna. (mul)

RELATED ARTICLES

Most Popular