Ustadz Dikky: Kalau Semua Warga Mudipat Baik-Baik akan Dibangunkan oleh Allah Mudipat Regency di Surga

47
Ustadz Dikky memaparkan materi pada RIAS kelas 4. (Humasmudpat)

MUCIPAT.CO – Kegiatan Restorasi Ibadah dan Akhlak Anak Shalih (RIAS) kelas IV SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat) Senin (22/11/2021), mendatangkan motivator keren. Yakni Ustadz Dikky Shadqomullah namanya. Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Jatim itu menyampaika tiga hal untuk meningkatkan iman.

Pertama adalah memperbaiki niat. Kedua, adalah mengaji atau rajin membaca Alquran. “Ketika Alquran dibacakan di rumah, akan memancarkan sinar dari dalamnya. Orang yang ada di dalamnya akan tenang dan terlindungi,” jelasnya. Ketiga, banyak berdoa dan berdzikir agar terlindungi dari godaaan syetan.

Iman seseorang pasti naik turun sebagaimana Allah berfirman dalam surat Annisa ayat 36, “Wahai orang-orang beriman berimanlah.” “Ada yang aneh dari ayat ini. Kenapa orang yang sudah beriman disuruh beriman lagi? Nah, artinya kadar keimanan kita ini yang kadang naik kadang turun. Maka dari itu kita harus banyak berdzikir agar syetan tidak mudah menggoda kita,” jelas ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur ini.

Selanjutnya ia menjelaskan pentingnya beramal shalih. Amalan-amalan itu dibagi menjadi dua. Ibadah kepada Allah dan ibadah kepada sesama manusia. Ibadah kepada Allah seperti shalat, puasa, haji. Sedangkan ibadah antar manusia seperti menolong teman, berkata baik, tidak menyakiti sesama, dan menjadi bermanfaat pada orang lain. Ia menjelaskan bahwa apa yang dilakukan pasti ada balasannya, “Karena apa yang kalian lakukan pasti akan kalian panen kemudian hari, man zara’a hashada. Bisa jadi kalau semua warga Mudipat ini baik-baik akan dibangunkan oleh Allah Mudipat Regency di surga.”

Ustadz Dikky pun meminta anak-anak agar saling menasehati dalam kebaikan. Wa tawaashau bilhaqqi wa tawaashau bishshabri. Ia memberi contoh di masa kecilnya mengajak shalat mbahnya yang jarang shalat. “Awalnya ustadz pijitin mbah ini. Sambil mijitin lama-lama ustadz ajak untuk shalat. Ternyata mau. Kemudian mbah tanya apa yang dibaca dalam shalat. Awalnya ustadz minta untuk membaca sehafalnya. Sedikit-sedikit alhamdulillah lama-lama beliau shalat juga.” terangnya. (erfin)