Project Based Learning, Wah Ternyata yang Kita Lakukan Ada Pelajarannya!

156
Salah satu siswi kelas III-B/Baghdad, membuat puding. (humasmudipat)

MUDIPAT.CO – Belajar daring tidak menghalangi siswa-siswi SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat) untuk mengeksplorasi hal baru. Seperti kelas III-B/Baghdad, Jum’at (1/10/2021). Mereka membuat puding dan es buah untuk mempelajari tema 3 sub tema 3 tentang perubahan wujud. Salah satunya adalah perubahan wujud benda cair menjadi padat yang disebut membeku.

“Dari pembelajaran tersebut anak-anak akan mengalami dan mengamati sendiri proses perubahan wujud ini. Anak-anak diminta membuat puding yang berbahan dasar agar-agar atau es lilin yang berbahan dasar air ditambah dengan berbagai rasa buah agar terasa segar,” ungkap Ustadzah Erni Muharomah, wali kelas IIB Baghdad pada Mudipat.co.

Inilah kreasi salah satu siswi kelas III-B/Baghdad. (humasmudipat)

Setelah bereksplorasi dalam pembuatan puding dan es lilin, siswa-siswi menuliskan hasil pengamatan dan mengumpulkan kepada wali kelas. Portofolio yang mereka kumpulkan sangatlah lengkap. Mulai dari persiapan pembuatan, bahan dan alat yang diperlukan, pembuatan puding/ es lilin, pengamatan, sampai hasil pembuatan beserta foto step by step-nya.

Inilah kreasi salah satu siswi kelas III-B/Baghdad. (humasmudipat)

Pada pertemuan selanjutnya, Ustadzah Erni menjelaskan materi perubahan wujud dan contohnya. Dengan demikian siswa-siswi mengontruksikan ilnu pengetahuan yang mereka dapat dengan pengalaman sebelumnya. “Wah, ternyata apa yang sudah sering kita lakukan ada pelajarannya juga, ya!” celetuk Virendra, salah satu siswa 3-B Baghdad.

Project based learning adalah salah satu metode yang membuat siswa bereksplorasi secara langsung dan sangat efektif dalam pembelajaran. “Dengan begitu pembelajaran lebih mengena dan mudah diingat siswa karena mereka merasakannya secara langsung. Meski pembelajarannya daring, tidak boleh menghalangi guru untuk terus berinovasi,” pangkas ustadzah yang sudah bercucu tiga itu. (Erfin)