Mudipat Mewisuda 266 Siswa, Ini Pesan Cinta Kepala Sekolah

138
Ust Icool menyerahkan kembali secara simbolik siswa kelas 6 kepada orang tua. (mul/mudipat.co)

MUDIPAT.CO – Wisuda Purna Belajar LVII SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat) Tahun Pelajaran 2020/2021 digelar Selasa (15/6/2021) malam. Sejumlah 266 siswa kelas 6 diwisuda secara virtual melalui Zoom Meeting. Acara juga tersiar secara live dari kanal Youtube MudipatTV dan FB: Mudipat Pucang Surabaya.

Wisuda tahun ini mengusung tema Generasi Milenial Berakhlak Mulia Menyongsong Era Digital. Hadir secara virtual memberi motivasi kepada wisudawan-wisudawati adalah M. Imran Hanafi, MA, M.Ec. (Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI di Canberra Australia). Yang juga spesial adalah ungkapan selamat sukses dari Ketua PDM Kota Surabaya Dr Mahsun Jayadi, MAg dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi ST MT.

Sedangkan pidato pembuka oleh Sekretaris PDM Kota Surabaya H. M. Arif ‘AN, SH, Sambutan dari Ketua Panitia Kegiatan Akhir Tahun Siska Prabawanti, Amd.Kep., Ketua IKWAM Mudipat H. Maryudhi Wahyono, SE, MM, Ketua PCM Ngagel Kota Surabaya Drs. H. Ah. Zaini, M.Pd. Kemudian sambutan dari Ketua Majelis Dikdasmen PCM Ngagel Kota Surabaya M. Ridwan, M.Pd. dan pesan cinta dari Kepala Mudipat M. Syaikhul Islam, MHI.

Tangkap layar wisuda virtual. (mul/mudipat.co)

“Anak-anakku, Wisuda bukan segala-galanya. Tapi menjaga aqidah adalah yang utama. Ini baru level dasar, mungkin dalam perjalanan kalian ini baru menyelesaikan jenjang pendidikan dasar. Tentu kalian bersama kami, bersama guru-guru kalian dan teman-teman kalian telah merajut berbagai hal yang luar biasa. Kadang suka kadang duka, ada baiknya kadang ada kurangnya. Semua terangkai begitu indah menjadikan kalian yang luar biasa kali ini telah diwisuda, insyaAllah kalian siap menyongsong masa depan yang lebih baik,” tutur Ust. Icool, pangilan akrab M. Syaikhul Islam, dalam pesan cintanya.

Dilanjutkan, bahwa setelah wisuda seluruh siswa kelas 6 akan memasuki jenjang pendidikan di atas SD. Yakni sekolah menengan pertama atau sederajat. Ust Icool berpesan kepada siswa sebagai pelajar muslim, sebagai anak-anak bangsa terutama sebagai kader Muhammadiyah bahwa menjaga aqidah adalah di atas-segala-galanya.

“Terus jaga ibadah kalian, tertib dalam beribadah, membaca Al-quran, berakhlak mulia, menghormati dan taat patuh kepada kedua orang tua. Dan, menyayangi sesama. Itu sesungguhnya yang lebih utama daripada sekadar selebrasi wisuda seperti malam ini,” tegasnya.

“Saya juga ingin berpesan kepada kalian, jangan pernah membatasi diri kalian, jangan pernah mengerdilkan semangat kalian untuk membangun sebuah cita-cita yang luar biasa. Gantungkan cita-citamu setinggi langit, kalaupun nanti kalian jatuh, setidaknya kamu masih jatuh di atas awan-awan. Tentukan cita-citamu, ikhtiyarkan dengan belajar, kerja keras, dn tentunya iringi dengan doa-doa yang tulus yang kau panjatkan kepada Tuhanmu Allah SWT,” pungkas Wakil ketua PW Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur itu. (mul)