Mudipat Gelar Workshop Pembuatan Video Pembelajaran Kreatif dengan HP

181
Ustadz Nahary AC membimbing peserta workshop. (mul/mudipat.co)

MUDIPAT.CO – SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat) menggelar Workshop Pembuatan Video Pembelajaran Kreatif dengan Smartphone atau HP, di Auditorium Prof. Din Syamsudin TMB, Sabtu (19/9/2020). Kegiatan tersebut diikuti 47 kepala dan guru TK se-Surabaya. Setiap TK diwakili 2-3 orang.

Ustadzah Aliyah membuka acara workshop. (mul/mudipat.co)

“Saat ini Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mewajibkan seorang guru untuk memberikan pendidikan yang tepat, efektif, efisien, dan menyenangkan. Oleh sebab itu, guru harus berupaya untuk membuat pembelajaran daring yang mengembirakan bagi siswa, namun tidak menyusahkan bagi guru. Semoga acara yang kami gelar ini bermanfaat,” tutur Aliyatuz Zakiyah D., S.Si. S.Pd., Wakil Kepala Mudipat dalam sambutannya.

Kegiatan tersebut berlangsung lancar dan mengembirakan. Namun karena acara diselenggarakan pada masa pandemi, maka kegiatan dilaksanakan dengan menerapkan protokol pencegahan Covid-19 yang ketat. Semua peserta, pemateri, dan panitia menggunakan masker, cuci tangan, dan jaga jarak.

Ustadz Nahary AC memaparkan materi workshop. (mul/mudipat.co)

Narasumber Ustadz Nahary AC, Guru Mudipat dan Kreator Konten, mengupas panjang lebar tentang materi pembuatan video pembelajaran kreatif dengan smartphone. Aplikasi yang digunakan adalah KineMaster. Kine Master ialah aplikasi mobile yang khusus dirancang untuk memodivikasi video dari video biasa menjadi video yang lebih menarik.

“Namun perlu saya tegaskan, video yang baik itu yang dibuat dengan sudut pandang istimewa. Bukan asal mem-video lalu diolah. Tidak. Maka kuncinya adalah membuat yang istimewa, dengan sungguh-sungguh,” terang guru musik tersebut.

Tak hanya materi, peserta diberi waktu untuk praktik membuat video. Lalu saat itu pula Ustadz Nahary membimbing dengan telaten para peserta.

Salah dua peserta workshop sedang membuat video. (mul/mudipat.co)

“Sekarang ini sangat mudah membuat video kreatif dan bagus. Kita sendiri yang bikin semuanya dari awal dampai akhir. Kuncinya belajar sepenuh hati,” ucapnya. (mul)