Idul Qurban Tahun Ini Mudipat Menerima Mengelola dan Menyalurkan 5 Ekor Sapi dan 56 Ekor Kambing

274
Idul Qurban Tahun Ini Mudipat Kelola 5 Ekor Sapi dan 56 Ekor Kambing. (mul/mudipat.co)

MUDIPAT.CO – SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya atau Mudipat pada Idul Adha 1441 Hijriah ini menerima, mengelola, dan menyalurkan 5 ekor sapi dan 56 ekor kambing qurban. Jumlah itu seluruhnya adalah qurban dari siswa, orangtua siswa, guru-karyawan, dan alumni Mudipat. Penyembelihan dan pengelolaan daging Qurban dilaksanakan Jumat (31/07/2020), di parkir timur Mudipat.

Ketua Panitia Idul Qurban Mudipat Ustadz Endik Stywan SSi menyampaikan semua hewan qurban itu tidak dipotong di sekolah. Pria yang juga wali kelas 6 itu mengungkapkan, 22 dari 56 ekor kambing itu disembelih di sekolah. 34 lebihnya disalurkan kepada PRM, PCM, Ortom, dan yayasan sosial berdasarkan proposal yang masuk ke panitia. Untuk sapi, 5 ekor disembelih semua di sekolah.

“Alhamdulillah, meski di tengah pandemi covid-19 siswa mudipat tetap semangat berkurban. Saya tidak menyangka perolehan hewan kurban sebanyak ini,” katanya di sela-sela acara penyembelihan hewan kurban.

Ustadz Endik menerangkan, kurban dihimpun dari siswa-siswa, kurban patungan guru berupa 1 ekor sapi, ikwam 1 ekor sapi, dan alumni 1 ekor sapi.

“Adapun daging kurban dibagikan ke warga sekitar sekolah, guru/karyawan mudipat, guru eskul, bina lingkungan, sekuriti SMPM 5 dan Smamda,” paparnya.

Idul Qurban Tahun Ini Mudipat Kelola 5 Ekor Sapi dan 56 Ekor Kambing. (mul/mudipat.co)

Panitia, menurutnya, ingin tetap berbagi di tengah pandemi kepada masyarakat yang membutuhkan. Apalagi Idul Qurban merupakan momen istimewa.

“Untuk pembagian ke warga sekitar teknisnya door to door yang dikoordinir oleh ustadz Romli dan tim panitia,” ujarnya.

Kepala Mudipat M. Syaikhul Islam MHI amat bersyukur dan berterima kasih atas kepercayaan dan antusiasme orangtua siswa yang memercayakan kurban mereka kepada panitia dari sekolah. Dikatakan kegiatan Idul Qurban di sekolah menjadi sarana menguatkan ukhuwah, mengokohkan silaturrahim, dan merayakan kebahagiaan bersama semua yang berhak menerimanya. Selain itu, juga sebagai media edukasi bagi siswa dalam meneladani keihklasan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.

“Alhamdulillah. Kami menghaturkan terima kasih kepada para pengurban juga kepada keluarga besar Mudipat yang berperan serta menyukseskan hajatan ini. Semoga Allah SWT menerima kurban kita dan menggantinya dengan pahala dan keberkahan. Amin.” terang Kepala sekolah kelahiran Bojonegoro itu. (anang/mul)