Kelas 4-E Meluncurkan Buku Plus Berdonasi, Tanda Perpisahan dan Kenaikan Kelas

39
Perwakilan wali murid 4-E Maulani Indah Sari, ibunda dari M. Airell Higashi Tradani dan Sri Purnamasari, ibunda dari M. Aditya Chandra menyerahkan donasi. (mul/mudipat.co)

MUDIPAT.CO – Muara literasi adalah mengetuk pintu hati agar mau berbuat yang bermanfaat bagi diri sendiri juga bagi orang lain. Itulah yang diejawantahkan Kelas 4-E (Alexandria) SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat).

Kelas asuhan Titik Iftitah SPd itu getol menggalakkan literasi. Kegiatan itu dilakukan sebelum dan saat pandemi (belajar daring). Dan kini mengakhiri tahun pelajaran 2019/2020, kelas 4-E meluncurkan sebuah buku berjudul Si Iman dan Si Imun Penakluk Corona dari Alexandria, di TMB Mudipat, Jum’at (10/7/2020).

Buku 238 halaman yang ditulis 32 siswa dan gurunya tersebut terdiri dari dua bagian besar. Yaitu bagian pertama cerpen fiksi dan cerpen kisah sukses kedua orang tua siswa. Di sini siswa diajak untuk menggali informasi langsung melalui “wawancara” kedua orangtuanya. Sedangkan bagian kedua adalah puisi bertema kerinduan pada sekolah dan puisi korona.

“Menuliskan dari hasil menggali data itu luar biasa. Anak-anak makin sayang kedua orangtuanya karena mengetahui perjuangan dan karir kedua orangtuanya. Saya sepanjang mengedit buku ini tak henti-hentinya menitikan air mata. Sungguh menyentuh sekali,” tutur Bunda Titah, sapaan karib Titik Iftitah.

Ibu dua anak itu lebih lanjut mengatakan melalui menulis ia ingin mengasah dan melatih kemampuan anak-anak untuk berliterasi dengan harapan anak-anak semakin cinta dan gemar membaca dan menulis sejak kecil.

Bukan hanya peluncuran buku, kegiatan itu juga dirangkai dengan penyerahan donasi Rp 7 juta dan 15 buah buku untuk korban terdampak covid-19. Dana tersebut adalah urunan walimurid kelas 4-E. Dana donasi itu diserahkan perwakilan wali murid 4-E Maulani Indah Sari, ibunda dari M. Airell Higashi Tradani dan Sri Purnamasari, ibunda dari M. Aditya Chandra, diterima pihak sekolah diwakili Bunda Titah.

“Semoga besar manfaatnya. Soal buku ini saya bersyukur atas terbitnya buku yang luar biasa ini. setelah membacanya hati ini rasanya gimana gitu, dalam situasi begini anak-anak tetap bisa berkarya. Dan, karyanya itu banyak yang isi hati dari anak-anak,” terang Bunda Maulani Indah.

Senada dengan itu, Bunda Sri Purnamasari pun bersyukur karya kelas 4-E terwujud. Menurutnya itu karya ditulis dengan penuh perjuangan di mana anak-anak menulis dengan jiwanya di masa pandemi.

“Kami berterimakasih kepada Ustadzah Titah yang membimbing memberi semangat kepada anak-anak. Semoga anak-anak terus bahagia berkarya dan selalu dalam keberkahan,” harapnya.

Kepala Sekolah M Syaikhul Islam MHI mengatakan pihaknya sangat bangga dan bahagia dengan diluncurkannya buku tersebut.

“Donasi Rp 7 juta akan kami santunkan kepada 7 guru dan tenaga kependidikan yang layak mendapatkan, di beberapa sekolah Muhammadiyah di Surabaya,” tuturnya. (mul)