Tahun Pelajaran Baru 13 Juli, Mudipat Siap Pembelajaran Jarak Jauh dengan 28 Studio di Kelas-Kelas

173
Ustadz Icool memberi sambutan dalam The 6th ACCESS. (mul/mudipat.co)

MUDIPAT.CO – Tantangan tahun ini adalah memulai tatanan kehidupan yang baru. Termasuk dalam bidang pendidikan. Namun dengan begitu, terdapat blessing in disguise atau hikmah di balik musibah ditandai dengan segenap orang dapat melakukan lompatan-lompatan kreativitas.

Demikian disampaikan Ustadz M Syaikhul Islam MHI, kepala SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat) dalam sambutan The 6th ACCESS (Academic Enlightening Session), di Auditorium TMB, Sabtu (20/6/2020).

Kegiatan yang bertema Redesigning Effective and Creative OnlineTeaching and Learning in The Now Normal Era itu diikuti seleuruh guru Mudipat.

Kepala sekolah asli Bojonegoro itu menambahkan, lompatan-lopatan baru itu termasuk kreativitas pembelajaran jarak jauh atau secara daring. Salah satunya adalah E-CLEARS (E- Comprehensive Learning System) yang dirancang sesuai keadaan di tengah pandemi.

“Target pembelajaran akademik bukan lagi menjadi tujuan utama dalam kurikulum pembelajaran mutakhir. Sebagaimana E-CLEARS yang menguatkan PPK dan AIK. Juga melakukan pembinaan soft skill seperti literasi, karakter, komunikasi, kolaborasi, dan lainnya,” lanjut Ustadz Icool, sapaan akrabnya.

Peserta The 6th ACCESS. (mul/mudipat.co)

Untuk menunjang Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang akan berlangsung 13 Juli 2020, Mudipat menyiapkan 28 studio di kelas-kelas dengan fasilitas internet yang memadai. Tujuannya adalah menyiapkan pembelajaran daring yang efektif dan menyenangkan.

Pengurus Forum Guru Muhammadiyah (FGM) pusat ini pun menjelaskan, “Jadi guru tidak hanya menggunakan zoom meeting, tapi seluruh guru harus mengoltimalkan media yang lain seperti MudipatTV, Mudipat.co, dan lainnya. Pembelajaran pun harus terjadwal seperti pembelajaran pada situasi normalnya,” terang Wakil Ketua PWPM Jatim itu. (Erfin)