Kajian Tafsir Qur’an, Ustadz Dr Sholihin: Ngusir Setan dengan Ayat Kursi, Ngawur!

252
Ustadz Dr Sholihin saat mengisi kajian di Mudipat. (mul/mudipat.co)

MUDIPAT.CO – Kesalahan fatal manusia adalah menganggap orang yang meninggal dunia masih bisa membantu kita karena dianggap dekat dengan Allah SWT. Orang meminta kepada kuburannya agar hajatnya terkabul. Ini tidak benar.

Demikian diutarakan Ustadz Dr H M Sholihin SAg MPSDM pada kajian tafsir Al-Qur’an mingguan di Masjid KH Ahmad Dahlan SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat), Jumat (6/3/2020). Kajian yang diikuti oleh seluruh guru dan karyawan Mudipat ini membahas Qur’an Surat Yunus ayat 18-20.

Berdoa atau minta bantuan kepada orang mati adalah syirik. katanya meminta syafaat. Padahal mana ada orang mati bisa memberi syafaat bagi orang hidup. Syafaat hanya diberikan Allah SWT kepada manusia. Maka manusia berdoa langsung kepada Allah SWT.

“Dalam al-Qur’an sudah jelas uduni astajib lakum, berdoalah kamu kepada-Ku, pasti Aku (Allah) akan mengabulkannya,” ujar Dosen Al-ISlam Kemuhammadiyahan UMSurabaya itu.

Menurut mantan Kepala SD Muhammadiyah 4 Surabaya itu, sesembahan selain Allah SWT tidak bisa memberikan kemudharatan (keburukan). Apalagi memberi kebaikan. Tidak akan.

“Setan itu hanya bisa membisiki manusia, tidak bisa memukul, melukai, dan lainnya. Setan yang parah kadang ya manusia,” terang Ust. Sholihin.

Maka, lebih lanjut Ketua Majelis Tabligh PWM Jatim itu mengatakan, berdoalah memohon pertolongan Allah SWT dari godaan setan. Doanya sebagai berikut. Rabbi a’uzu bika min hamazatisy-syayatin, wa a’uzu bika rabbi ay yahdurun, Ya Tuhanku, aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan setan. Dan aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku, dari kedatangan mereka kepadaku.

“Ada doanya menurut Al-Qur’an dan hadis, bukan berlindung dari setan baca ayat kursi, itu ngawur! Ayo belajar. Karena orang yang tak mau belajar yang menonjol adalah khayalannya, ngelanturnya saja, ayo sinau!” pungkas Ayah tiga anak itu. (mul)