Fardhan Zaky Wibisono Sabet Medali Emas dan Perunggu Kejuaraan Bulu Tangkis

44
Fardhan (tengah) sedang di podium menerima medali emas

MUDIPAT.CO – Siswa SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya kembali menorehkan prestasi. Kali ini datang dari cabang olahraga bulu tangkis. Bertanding di nomor tunggal putra dan ganda putra, Fardhan Zaky Wibisono kelas VI-G meraih medali emas dan perunggu dalam Kejuaraan Kota Piala Koni Surabaya yang diselenggarakan pada Senin-Jumat (14-18/10/2019) di GOR Surya Naga Surabaya.

Ini bukan kali pertama Fardhan meraih prestasi, sebelumnya Fardhan juga meraih medali perak dalam Kejuaraan Pempek Farhan Open Jawa Timur yang diselenggarakan pada Ahad-Jumat (7-12/07/2019) di GOR Djagung Malang dan medali perunggu dalam Kejuaraan International Surya Naga Wima Cup yang digelar di GOR Surya Naga Surabaya pada Senin-Sabtu (26/11-1/12/2018).

”Alhamdulillah saya senang atas prestasi ini, ke depan saya akan berlatih lebih giat lagi agar lebih berprestasi,” ujar Fardhan berharap.

Fardhan pertama kali mengenal  bulu tangkis dari sang ayah.  Sejak kelas 2 dia bergabung di klub Kebraon Sport Center. ”Saya tertarik bulu tangkis sejak kelas 2, saat itu saya ikut latihan di klub Kebraon Sport Center, saya ingin menjadi atlet bulu tangkis meneruskan cita-cita kakak saya. Kakak saya meninggal karena demam berdarah,” katanya bercerita.

“Sejak dua tahun lalu, saya pindah ke klub Sakura Badminton Sport Ketintang sampai sekarang,” tambahnya.

Fardhan mengatakan pertama kali ikut latihan bulu tangkis diajari cara memukul yang benar, forehand, backhand, defend, net, overhead, dropshot, service, dan smash. “Instruksi pelatih benar-benar saya perhatikan dan saya praktikkan di lapangan,” ujarnya.

“Saya ingin jadi pemain bulu tangkis top dunia seperti Kento Momota dari Jepang, saya mengidolakan dia,” tuturnya.

Fardhan latihan bulu tangkis Senin-Sabtu. “Saya latihan bulu tangkis setiap hari, pukul 16.00-19.00, Minggu libur,” ujarnya.

Tahun 2017 Fardhan ikut audisi bulu tangkis PB Djarum. “2017 saya ikut Audisi Beasiswa Bulu Tangkis PB Djarum di Kudus, tinggal satu langkah lagi saya gagal karena cedera,” tuturnya.

Tahun ini, Fardhan ikut audisi lagi dan berhasil masuk audisi final di Kudus. “Tanggal 22 November 2019 saya ikut audisi final di Kudus, saya berharap lulus audisi itu dan berhasil masuk klub PB Djarum,” kata Fardhan.

Meski memiliki jadwal latihan bulu tangkis yang padat, Fardhan tidak melupakan kewajibannya sebagai pelajar. Dia bisa membagi waktu antara latihan bulu tangkis dengan sekolah sehingga tidak pernah ketinggalan dalam pelajaran.

”Alhamdulillah saya tidak pernah ketinggalan dalam pelajaran, ayah dan ibu selalu memberi dukungan kepada saya dan selalu mengingatkan pelajaran di sekolah, kalau ada tugas sekolah saya selalu mengerjakan,” ujarnya.

Fardhan tidak ingin prestasinya berhenti di sini. Dia berharap bisa terus menambah prestasi. Tidak hanya prestasi di tingkat kota, provinsi tapi juga internasional. ”Saya mempunyai cita-cita suatu saat saya ikut bertanding pada kejuaraan bulu tangkis tingkat internasional seperti All England, Indonesia Open, Cina Open, Olimpiade, dan lain-lain bisa mengharumkan nama Indonesia,” tuturnya penuh harap.(Anang)