OCA Kelas II di Taman Flora, Siswa: Asyik Aja Bisa Bermain Gelas Berjalan

197
Ustz Arief sedang mengawal pos outbond. (mul/mudipat.co)

MUDIPAT.COOuting Class Activity (OCA) kelas II SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat) berlangsung menyenangkan di Taman Flora Bratang, Surabaya, Kamis (10/10/2019).

Siswi in tengah bermain engklek di pos permainan tradisional. (mul/mudipat.co)

Kegiatan tersebut diikuti 253 siswa dengan lima pos edukatif dan ramah anak. Karena panitia menyediakan aneka permainan termasuk permainan tradisional dan kegiatan outbond.  Lima pos permainan tersebut adalah pos outbond, pos permainan tradisional meliputi congklak, engklek,  bekel, dan ular tangga. Selanjutnya pos gelas berjalan, pos puzzle Pancasila, dan pos kreasi permainan daur ulang dari bahan bekas.

Khalifa Fatimah, salah satu siswa Mudipat peserta OCA kelas 2G mengaku senang bisa ikut OCA ke Taman Flora Surabaya itu. Menurutnya pada kesempatan itu dia bisa belajar sambil bermain. Yang membuatnya sangat terkesan adalah membuat permainan dari barang bekas seperti gelas dan balon.

“Aku juga suka OCA kali ini karena lain dari yang lain. Asyik aja bisa bermain gelas berjalan,” katanya lantas tersenyum.

Sebagai informasi, permainan gelas berjalan ini ada di pos 3. Ustadz Ian yang memandu kegiatan di pos itu. Kegiatannya adalah kelompok pertama kebagian membawa gelas plastik yang bibir-bibirnya diikat sebanyak empat, lalu tali tadi ditarik oleh empat siswa sambil berjalan. Di dalam gelas ada gulungan kertas seperti lotre berisi gambar dan deskripsi permainan tradisional. Barang itu kemudian dibawa kepada kelompok dua. Kelompok dua bertugas untuk mencocokkan antara gambar dan deskripsi permainan tersebut lalu ditempel di papan dada.

“Horeee…. punyaku beres,” teriak Alfatih, rekan Khalifah girang.

Siswa Mudipat berada di paru-paru Kota Surabaya itu sejak pukul 08.30 hingga pukul 12.00. Setelah semua siswa selesai mengitari Taman Flora yang memiliki luas 2,4 hektar itu akhirnya rombongan bertolak ke Mudipat. Namun tak langsung pulang melainkan masih melintasi Jembatan Suroboyo yang ada di Kenjeran atau kawasan Suramadu. (mul)