Ingin Jadi Hafidzah yang Ahli Robot, Aqila Juara I Robotika di ME Awards 2019

2808
Aqila Faustina dan Alif Ardhanulail Noor (siswa di tengah-tengah) (mul/mudipat.co)

MUDIPAT.CO – Mulut mungil Aqila Faustina Connie tampak komat kamit sambil menatap robotnya saat babak final Robotika line tracer level SD/MI di ajang ME Award 2019. Dia panjatkan doa sebelum robotnya dilepas dan melintasi arena line tracer di Dome UMM, Sabtu (21/9/19).

Siswi di kelas IV SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat) ini berharap kali ini dia dapat mempersembahkan emas untuk sekolah tercintanya. Ia sangat ingin sekolahnya menjadi Juara Umum juga berkat sumbangan emas darinya.

Arek kelahiran 5 Mei 2010 sangat serius untuk itu. Dan Alhamdulillah akhirnya Aqila dan rekannya Alif Ardhanulail Noor mempersembahkan emas. “Alhamdulillah, dapet emas, pak… dapet emas…” ucapnya girang pada mudipat.co.

Pengakuan bocah yang bercita-cita menjadi hafidzah itu, dirinya suka robot sejak kelas III, dan ia merasa robotika memberi dunia baru baginya yang menyenangkan. “Meskipun perempuan aku ingin mampu di bidang robot (teknologi). Saya ingin jadi hafidzah yang pinter robot,” ujarnya malu-malu lantas tersenyum.

Aqila bercerita bahwa latihan persiapan mengikuti ME Award 2019 ini selama dua bulan. “Kalau di sekolah biasanya habis jam pulang sekolah. Tapi, di rumah pun latihan secara mandiri,” ujarnya.

Satu tim dengan Alif Ardhanulail Noor, Aqila begitu yakin akan menang sejak babak penyisihan. “Saya dan Alif belum pernah satu tim dan belum pernah raih juara pertama. Alhamdulillah di ME Award tahun ini kami bisa meraih juara I,” ungkapnya. (*/mul)