Arek Mudipat Dolanan Tradisional Hingga Dengarkan Dongeng Cinta Uang di Perpustakaan BI

0
15
Bocah-bocah Mudipat foto bareng usai mendengarkan dongeng di Perpustakaan BI Surabaya. (mul/mudipat.co)

MUDIPAT.CO – Sabtu (13/4/2019) menjadi hari yang spesial bagi 50 siswa-siswi SD Muhamamdiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat). Sebab mereka tengah mengikuti acara Dolanan dan Mendengarkan Dongeng yang diselenggarakan Perpustakaan Bank Indonesia Surabaya di Jalan Darmo, Surabaya itu.

Acara dikemas meriah dan menyenangkan dengan membagi dua sesi. Yaitu sesi dolanan dan sesi mendengarkan dongeng. Pada sesi pertama, acara dipandu oleh komunitas Kampoeng Dolanan. Mereka menyuguhkan permainan tradisional Indonesia. Seperti balap karung, lompat tali, engklek, gasing, dan lainnya.

Komunitas ini mengupayakan anak-anak Indonesia pada umumnya agar kembali memahami dan menikmati permainan tradisional yang kaya nilai-nilai tradisi dan budaya bangsa Indonesia.

Di sesi dongeng, tim kumpul dongeng Surabaya yang dikomandani Bunda Inge Ariani Safitri mendongeng kisah yang seru tentang bagaimana menggunakan uang dan bersikap jujur dalam keseharaian. Itu disampaikan di depan anak-anak Mudipat di ruang pojok dongeng perpustakaan. Mendongeng menjadi media belajar yang efektif bagi anak-anak.

“Kita harus merawat uang dengan 5J. yaitu jangan melipat, jangan mencoret, jangan membasahi, jangan meremas, dan jangan distepler,” himbau Igne yang kemudian dijadikan materi kuis. Peserta yang bisa menjawab soal akan mendapatkan hadiah pin cantik dan buku. Acara yang berlangsung sejak pukul 09.00 itu berkahir sebelum adzan Dhuhur.

Terima kasih ilmu dan pengalaman barunya, Perpustakaan Bank Indonesia Surabaya. (mul)