Hafidz Hafidzahlah yang Memakaikan Mahkota dan Jubah untuk Orangtuanya di Surga

4650
Anita Indria (kiri), Kinar Kayana, dan Danastri Hanefa saat mengikuti munaqasyah level III. (mul/mudipat)

MUDIPAT.CO – 278 siswa SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat) ini mempunyai cita-cita yang sama dalam mengikuti Munaqasyah tahfidzul Qur’an tahun ini (21-27/3/2019). Mereka sama-sama ingin memakaikan mahkota dan jubah kemuliaan bagi kedua orangtuanya di surga kelak. Mahkota dan Jubah itu sebagai balasan dari Allah SWT, sebab para orangtua ini telah mendidik putra putrinya untuk menjaga Al-Qur’an.

Salah satu peserta Munaqasyah level III, Danastri Hanefa M.K. (3-A) mengatakan motivasi ikut ujian hafalan Qur’an ini untuk mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. Supaya kelak dapat memakaikan mahkota dan jubah untuk kedua orangtuanya. Meskipun ia mengaku untuk ikut munaqasyah, ia disuruh orangtuanya. Tapi dari lubuk hatinya, ia memang ingin menambah hafalannya.

“IsnyaAllah target mau hafal juz 30 sampai kelas 5,” ucap bocah yang akrab disapa Astri itu dengan malu-malu.

Senada dengan Astri, peserta lainnya, Kinar Kayana P. (3-C) dan Anita Indria (4-A) pun ingin menghafal banyak surat dalam Al-Qur’an. Selain agar mendapatkan pahala dari Allah SWT. mereka ingin juga mendapatkan kesempatan memakaikan mahkota dan jubah untuk kedua orangtuanya kelak di surga.

“Kata ustadz ustadzahku banyak untungnya bagi orang yang belajar Al-Quran, makanya aku harus belajar,” kata Kinar.

Memang, orang tua yang sabar mendidik dan mengajarkan Al Qur’an serta menganjurkan untuk menghafal Al-Qur’an kepada anaknya, kelak di Akhirat Allah SWT akan berikan penghargaan yang luar biasa, yaitu dipakaikan jubah kemuliaan.

Rasulullah Shalallahu alaihi wasalam bersabda:”Barangsiapa yang membaca Al Qur’an, mempelajarinya dan mengamalkannya kelak di hari kiamat dikenakan mahkota dari cahaya yang sinar kemilaunya seperti cahaya matahari. Dan bagi kedua orang tuanya masing-masing dikenakan untuknya dua pakaian kebesaran yang tidak bisa dinilai dengan dunia. Maka Kedua orang tuanya bertanya: ’Mengapa kami diberi pakian kemuliaan seperti ini?’ Dijawab: ’Karena anak kalian berdua belajar dan menghafal Al Qur’an.’ (Mustadrak Al Hakim 1/568. Dihasankan Al Albani dlm As Shahihah no.2914).

Maka orang tua harus mampu mendidik dan mengajari putranya agar dapat membaca Al-Qur’an. Mari sekolahkan anak-anaknya di sekolah yang mengutamakan pendidikan Al Qur’an, agar kelak anak-anaknya dapat memberikan manfaat bagi dirinya dan orangtuanya di dunia dan akhirat. (mul)