Sabrina Melati Raih Juara 1, Ata Juara IV Lomba Ismu in English Spotic 2019

0
234
Imel (kanan) dan Ata (kiri) mengapit pembinanya Ust. Azizah usai penganugerahan juara di UMSurabaya. (humasmudipat)

MUDIPAT.CO – Haru, bangga, senang, dan tidak menyangka sebelumnya. Itulah perasaan Sabrina Melati Farazalia (5-C), yang akhirnya mampu menjadi jawara, kategori Ismu in English dalam ajang Sport and Olympiad Competition (Spotic) 2019, di Universitas Muhammadiyah Surabaya, Sabtu (16/3/19). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Kepala Sekolah SD/MI Muhammadiyah Kota Surabaya.

Dalam olimpiade tersebut, SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat) mengirimkan 11 siswa untuk ikut dalam kompetisi. Terdiri dari dua siswa berkompetisi dalam lomba Sains, 2 siswa Matematika, 3 siswa Literasi (cerpen), 2 siswa Ismu in Arabic dan 2 siswa Ismu in English.

Untuk Ismu in English, kedua siswa yang ikut olimpiade lolos babak penyisihan dan berkesempatan masuk babak final (10 besar). Mereka adalah Imel-panggilan keseharian Sabrina Melati Farazalia (urutan ke-6) dan Ataullah Azfar Athari/4-A (urutan ke-8). Akhirnya Sabrina Melati Farazalia meraih juara I dan Ataullah meraih juara IV.

Selain keduanya, dua siswa lagi menyumbang prestasi di lomba yang berbeda. Yaitu Ilham (4-F) meraih juara II lomba Matematika dan Sulthan Rizky A. (4-C) meraih juara V lomba menulis cerpen.

Saat ditanya usai diuji dalam babak terakhir, Imel, sapaan akrab¬†Sabrina Melati Farazalia, mengatakan, ia bisa menjawab kedua pertanyaan yang diajukan oleh juri (presentai dan praktek). Termasuk dia dengan percaya diri mempraktekkan shalat istisqa’ (dari soal yang kedua).

“Aku tadi disuruh praktek shalat istisqa’. Ya, aku shalat saja, dua rakaat seperti shalat shubuh,” terangnya dengan tertawa.

Sementara Ata-panggilan keseharian dari Ataullah Azfar Athari mengatakan jika dia hanya bisa menjawab satu dari dua pertanyaan juri. “Soal yang pertama sulit, aku ndak ngerti maksutnya. Terus aku bilang ke juri ndak bisa jawab. Soal yang kedua gampang, cuma disuruh hafalkan surat adh dhuha,” ceritanya.

Akhirnya, setelah berusaha maksimal keduanya pulang dengan membawa tropi juara. Imel meraih juara 1 dan Ata meraih juara harapan 1. Semua diluar perkiraan, mengingat pembinaan hanya dilakukan lima hari saja. Meski begitu, anak-anak merasa mudah menjawab soal yang diujikan. Sebab hampir semua materi sudah pernah diajarkan, baik saat di kelas maupun saat pembinaan sebelum lomba.

Congratulation! (Azizah)