Tahun Pelajaran 2019/2020 Mudipat Mantap Jalankan Cambridge International Program

0
174
Ust. Syaikhul saat berpidato pada silaturrahim kelas CIP. (mul/mudipat.co)

MUDIPAT.CO – SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat) pada Tahun Pelajaran 2019/2020 mantap menjalankan Cambridge International Program (CIP).

Total kelas atau rombongan belajar (rombel) tahun pelajaran mendatang sejumlah 9 rombel. Artinya pembelajaran yang akan bergulir pada Juli 2019 ini akan dibagi dua. Yakni empat rombel untuk kelas CIP dan lima kelas regular. Total siswa tahun pelajaran mendatang sebanyak 252 siswa. Kini pagu kelas CIP sudah terisi 112 siswa. Sedangkan kelas regular sejumlah 150 siswa.

Kepala SD Mudipat M Syaikhul Islam MHI mengatakan, pada prinsipnya siswa Mudipat baik di kelas regular maupun di kelas CIP akan menunjukkan tiga ciri utama sebagai siswa Mudipat.

“Yang pertama, Religius. InsyaAllah anak didik kami akan selalu agamis, berbudi luhur, dan ibadahnya terjaga,” ujar Syaikhul pada Silaturrahim dengan calon wali murid kelas CIP di Auditorium Prof. Din Syamsudin TMB, Sabtu (2/3/2019).

Ciri yang kedua, lanjutnya, yaitu siswa Mudipat akan menjadi siswa yang smart. Jadi anak-anak tidak sekadar pandai tapi ia mampu melihat peluang apa yang akan membawa kebaikan bagi dirinya ke depan.

“Yang ketiga yaitu menjadi anak yang confident. Anak percaya diri. Kami beberapa waktu lalu menguji kepercayaan diri anak dengan mengadakan debat calon presiden dan wakil presiden untuk kelas 5. Mereka sungguh luar biasa hebat, bapak Ibu,” beber kepala sekolah asli Bojonegoro itu.

Novita Utami, penanggungjawab CIP Mudipat mengatakan, secara umum kelas CIP adalah kelas regular yang plus-plus. Semua siswa di 9 rombel akan mendapatkan kurikulum nasional dan kurikulum Muhammadiyah. Dan tambahan kurikulum cambridge bagi yang ikut kelas CIP.

“Untuk di kelas 1 sampai kelas 3 semua gurunya selama mengajar akan menggunakan bahasa bilingual Inggris dan Indonesia. Sedangkan kelas 4 sampai 6 gurunya mengajar dengan bahasa pengantar Inggris saja,” jelas aktivis ‘Aisyiyah Ngagel itu.

Pada kesempatan itu pula hadir Ketua Cambridge Centre Universitas Negeri Malang Dr Mirjam Anugerahwati MA untuk memberikan penjelasan mengenai kelas CIP kepada walimurid baru Mudipat.

Dijelaskan, kelas CIP ini menerapkan standar pembelajaran yang spesial di tiga bidang pelajaran. Yakni English meliputi usage, reading, dan writing. Kemudian bidang matematika meliputi geometry, handing data, measurement, number, dan problem solving. Satu bidang lagi yaitu science mencakup biology, chemistry, physics, dan scientific enquiry.

“Semua pembelajaran nantinya akan berlangsung menyenangkan di dalam dan di luar kelas,” ungkap Dr Mirjam. (mul)